Berawal di tahun 1967-an ketika Ibu NIO TJOEI ENG Alm- Ibunda Bpk.NIO SIONG LIANG Alm, seorang dari anggota Jemaat Gereja Kristus Ketapang yang merindukan kerabat dan keluarganya di desa (Desa Pangkalan-Kampung Melayu) agar mengenal dan mendapat kasih karunia keselamatan surgawi , maka diajaklah seorang Hamba Tuhan yang bersahaja yaitu Bpk. FRANS ZOHAR (Alm) beranjak dari kota besar Jakarta menuju ke sebuah desa kecil itu untuk mencari dan memenangkan jiwa-jiwa dalam keluarga itu.
Tiba di desa di rumah keluarga besar Ibu.LIM SAN NIO (Alm) (Ibunda Ibu NIO TJOEI ENG), Bpk YAP DJOK KIAN Alm (kakak) serta Bpk. YAP KIM SOEN Alm, maka di mulailah kumpulan-kumpulan ibadah keluarga. Dimulai dengan kebaktian 1 kali sebulan, 2 kali sebulan hingga kemudian tiap-tiap hari Sabat Tuhan. Mulailah dengan berkumpul anak cucu keluarga, kemudian tetangga dekat sehingga terbentuklah Kebaktian Kanak-Kanak waktu itu (Sekolah Minggu Saat ini). Dari sinilah mulai terpatri sebuah kesetiaan dari seorang Hamba Tuhan - Pendeta Emeritus FRANS ZOHAR yang melayani dengan hati dan ketulusan.
A. PERJALANAN PEKABARAN INJIL HAMBA HAMBA ALLAH DI GK TELUK NAGA
1. Bpk. FRANS ZOHAR ( 01 Januari 1968 - Millenium Baru 2000)
a. IBADAH DI PASEBAN
Agar mudah di ingat dalam kesederhanaan kami memulai catatan dari 01 Januari 1968 ketika beberapa anak dalam keluarga YAP DJOK KIAN (Alm) mulai berkumpul mengadakan kebaktian kanak-kanak di ruang depan yang terbuka (Paseban) di bimbing oleh Bpk. FRANS ZOHAR. Dari kebaktian kanak-kanak yang makin besar jumlahnya kemudian diadakan kebaktian dewasa.
Seiring kebaktian-kebaktian di Paseban, Bpk FRANS ZOHAR juga mengadakan PI ke kampung-kampung dan desa-desa di sekitar Kampung Melayu untuk meneruskan berita injil.
Hingga hitungan waktu yang terus berlalu dimenangkan banyak jiwa baru di beberapa tempat dan diadakan lagi kebaktian-kebaktian baru di tempat-tempat sebagai berikut :
1. Kebaktian Kampung Selapajang
2. Kebaktian Kampung Kajangan
3. Kebaktian Kampung Kalimati
4. Kebaktian Kampung Asem
5. Kebaktian Kampung Tegalangus
6. Kebaktian Kampung Kandang Genteng
7. Kebaktian Kampung Tanjung Burung I
Pada tahun 1975, diatas sebidang tanah hibah 600m2 dari Keluarga besar Ibu LIM SAN NIO (Alm) didirikanlah Rumah Ibadah SANGAT SEDERHANA dengan ukuran 40 m2 atas dukungan dan Pelayanan Gereja Kristus Ketapang.
b. IBADAH DI GEREJA SANGAT SEDERHANA
Pada peringatan Pentakosta tanggal 09 Juni 1976 di resmikanlah GEREJA SANGAT SEDERHANA ini oleh Majelis Jemaat Gereja Kristus Ketapang di wakili oleh Bpk. YONATHAN SALAM dan Rekan) yang kemudian di sebut sebagai "GEREJA KRISTUS POS PI KAMPUNG MELAYU".
Sementara Pos-Pos Sekolah Minggu di tempat lain berjalan, kebaktian kian berkembang dan dibagi-bagi ke dalam :
- Kebaktian Sekolah Minggu
- Kebaktian Remaja
- Kebaktian Pemuda
- Kebaktian Dewasa
- Kunjungan ke rumah-rumah
Dengan semakin kompleksnya jadual pelayanan dan jemaat terus bertambah, maka dianggap perlu dibentuklah Pengurus yang bertugas membantu Pelayanan Hamba Tuhan.
Tercatat beberapa nama sebagai Badan Pengurus tersebut adalah :
1. Bpk. Hendra Kurniadi (Lim Bie Ing)
2. Bpk. Teddy Kumala ( Lim Wie Siang)
3. Bpk. Yap Lian Hok
Tak ketinggalan seorang muda Sdr .Ferry Yustian ikut mendampingi Hamba Tuhan di Sekolah Minggu dan juga seorang remaja Sdr.Dendeng pada waktu itu sebagai anak asuh Hamba TUhan yang tinggal di Pastori Gereja.
2. Sdr. MAX KILLIS ( 1977 - 1988 )
Ketika datang panggilan belajar buat Bpk. Frans Zohar ( 1977-1978) di Institute Injili Indonesia Batu Malang, perjalanan penggembalaan diteruskan oleh seorang muda Sdr. MAX KILLIS yang piawai bermain gitar dan musik.
Dengan terus berkembang pesat Pengabaran Injil pada perjalanan ini,, dibawah bimbingan Sdr.MAX KILLIS maka dibentuklah:
-Badan Pengurus Sekolah Minggu ( Sdr. Ferry Yustian,dkk)
-Badan Pengurus Pemuda (Sdri Nedi ,dkk)
-Badan Pengurus Dewasa (Bpk. Hendra Kurniadi , dkk)
Seiring waktu, maka Tuhan menambahkan lagi pos-pos Sekolah minggunya menjadi:
8. Pos Sekolah Minggu Tanjung Burung II
9. Pos Sekolah Minggu Kosambi
10. Pos Sekolah Minggu Belimbing
11. Pos Sekolah Minggu Rawa Bokor
Di dalam masa pelayanannya Sdr. MAX KILLIS menerima panggilan belajar di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malang selama 2 tahun 1978-1980, dan setelah selesai masa belajar, beliau kembali lagi melayani dengan kasih dan setia.
c. IBADAH DI GEREJA SEDERHANA
Di tengah masa penggembalaan Hamba Tuhan ini (1983) berkat Tuhan dilimpahkan dan Gereja Sangat Sederhana direlakan dihancurkan demi dibangunnya Gedung Gereja Sederhana yang lebih baik dengan luas 60m2.
3. EV. JUSAK HERMAN MULYATAN,SM.TH (1986-1996)
Tahun 1982 terpanggil seorang putera daerah Sdr. Jusak Herman Mulyatan siap dibentuk menjadi Hamba Tuhan dan belajar di Seminari Alkitab Asia Tenggara Malnag (1982-1986). Selesai masa belajar kembali ke tanah kelahiran untuk mengemban tugas seorang Hamba Tuhan yang melayani.
Tahun 1990 Ev.Jusak Herman Mulyatan diteguhkan ke dalam Jabatan Guru Injil Gereja Kristus bersamaan dengan peresmian Gedung Gereja Baru dan Pendewasaan Jemaat Gereja Kristus Kec.Teluk Naga dari Bimbingan Gereja kristus Ketapang langsung dibawah Asuhan Sinode Gereja Kristus.
Tahun 1992 GI.Jusak Herman Mulyatan ditahbiskan menjadi Pendeta Jemaat dalam jajaran Hamba-Hamba Tuha Sinode Gereja Kristus.
Pada masa ini kami mencatat bahwa Tangan Kasih Tuhan sangat amat besar mencintai kami. Jumlah anggota jemaat terus semakin bertambah , begitu pula dengan Pos-Pos Sekolah Minggu yang baru :
12. Pos Sekolah minggu Kebon Kopi
13. Pos Sekolah Minggu Kebon Kuda
14. Pos Sekolah Minggu Empang
15. Pos Sekolah Minggu Alar
16. Pos Sekolah Minggu Bojong Renget
17. Pos Sekolah Minggu Kuntring
18. Pos Sekolah Minggu Sewan
Gedung Gereja Pos Asem dibangun pada th 1992 dan di adakan kebaktian Remaja dan Dewasa, begitu juga dengan Gereja Pos Belimbing
Akhir tahun 1995 Pendeta Jusak Herman Mulyatan mengundurkan diri dari Pelayanan Gereja Kristus dan mengemban tugas Pelayanan di Jemaat GKI Bungur Pos KPK Terang Hidup Jl.Ketapang Utara I-Jakarta
4. EV. SIMON TAN KHE HIN (1990-1991)
Menyusul putra daerah yang pertama, maka dipersiapkan lagi putra daerah yang kedua Sdr.KHE HIN di didik dan belajar di Institute Alkitab Abdiel Wlingi Blitar tahun 1987-1989
Awal pelayanan Tuhan di Genteng Jawa Timur . Kembali ke kampung halaman mendampingi Hamba Tuhan di sini yang kemudian bersama-sama melayani Ladang Pelayanan di tanah kelahiran istrinya di GPPIK HANSANG Pontianak Kalimantan Barat .
5. Pendeta PHAN CIN CHET S,TH 1996-sekarang)
01 Juni 1996 tiba Hamba Tuhan Pendeta Phan Cin Chet kelahiran daerah Kalimantan Barat yang di didik Firman Tuhan di Institute Injil Indonesia Batu Malang (1991) yang menyandang kependetaan dari Jemaat Gereja Persekutuan Pengabar Injil Sanggau Kalimantan Barat tahun 1994 bersama istri seorang dokter kelahiran Jakarta yaitu Dokter Jolanda Wijoyo.
*** Sumber diambil dari buku Peringatan 10 Tahun - Lustrum II- GK Teluk Naga (1990 -2000)
Foto-foto :




Tidak ada komentar:
Posting Komentar